Pantai Padang Dipasangi Bendera Hitam dan Merah - Potret Kita | Ini Beda

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

20 November 2022

Pantai Padang Dipasangi Bendera Hitam dan Merah

PADANG, potretkita.net - Masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke Pantai Padang, Provinsi Sumatera Barat, diminta memperhatikan rambu-rambu berbentuk bendera yang dipasang pemerintah kota, demi mengantisipasi bencana.

INFOPUBLIK.ID

Kawasan yang dipasangi bendera hitam, itu artinya kawasan tersebut sangat berbahaya. Para pengunjung dilarang berenang di sekitar lokasi tersebut. Sedangkan benera merah menjadi pertanda boleh berenang, tetapi diminta agar meningkatkan kehati-hatian dan kewaspadaan.


Bendera-benderra dipasang dalam rangka menjamin keselamatan pengunjung, karena beberapa hari belakangan, dan diperkirakan akan berlangsung hingga akhir November 2022 ini, cuaca buruk menghiasi kota itu dalam bentuk hujan lebat dan angin kencang.


Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang Eri Sendjaya, melalui Kepala Bidang Destinasi dan Daya Tarik Pariwisata Diko Riva Utama mengatakan, dua macam bendera yang dipasang sesuai dengan tingkat kerawanan.


"Jadi, kita imbau para pengunjung agar memperhatikan rambu-rambu yang telah kita pasang, serta lebih berhati-hati bermain di pantai," kata Diko, sebagaimana dipublikasikan infopublik.id, yang diakses dan dikutip pada Ahad (20/11) sore.


Menurutnya, lokasi yang dipasang bendera peringatan tersebut dibagi ke dalam empat zona, yakni mulai dari LP Muaro sampai Simpang Hangtuah, Simpang Hangtuah hingga depan Hotel My All, kemudian hingga jembatan Purus dan terakhir di belakang Hotel Pangeran.


Selain memasang rambu peringatan berupa bendera, Dinas Pariwisata Kota Padang juga akan menurunkan Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) guna menjaga dan mengawasi para pengunjung Pantai Padang.


Para Balawista yang diterjunkan telah mendapat pembinaan dan pelatihan dari Basarnas terkait upaya pertolongan pertama jika terjadi kecelakaan saat berenang.


Pantai Padang merupakan salah satu destinasi wisata favorit di Kota Padang, segelah dipoles pemerinth daerah sehingga menjadi bersih, rapi, dan nyaman dikunjungi.


Jika sebelumnya, warga Kota Padang saja sedikit enggan berlibur ke destinasi ini, maka sekarang siapapun yang datang ke Kota Padang akan merasa sangat rugi jika tidak menyempatkan diri datang ke Pantai Padang.


Meskipun bibir Pantai Padang semakin tergerus air laut, tapi dikarenakan bersih dari berbagai sampah tetap saja sangat nyaman bagi pengunjung untuk bermain pasir, mandi, bahkan ada juga yang surfing di waktu tertentu saat besar ombak memadai.


Di kawasan Pantai Padang, sebagaimana dirilis pariwisata.padang.go.id,  juga sudah muncul beberapa objek wisata baru, seperti Monumen IORA yang sering dmanfaatkan untuk spot foto.


Kemudian ada Monumen Merpati Perdamaian yang berada di tengah-tengah kerumunan cafe payung di bibir pantai tempat menikmati berbagai macam kuliner yang lezat. Tepat dis ekitar monumen, tersedia area bermain anak lengkap dengan berbagai jenis jasa permainan dengan harga terjangkau.


Bagian ini sedikit terpisah oleh muara yang membelahnya dari Pantai Padang dengan jembatan sebagai pengikat. Dan kemudian dikenal dengan nama Muaro Lasak. Terbaru, muncul Pantai Purus dengan teras yang besar dan lega dipinggir pantai. Teras ini juga nantinya berfungsi sebagai media untuk beragam acara ataupun event seperti salahsatunya Festival Siti Nurbaya.(infopublik.id/mus)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad