Seorang Petani Bisa Mengajukan Asuransi Padi Maksimal Dua Hektar - Potret Kita | Ini Beda

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

16 Juli 2022

Seorang Petani Bisa Mengajukan Asuransi Padi Maksimal Dua Hektar

TANAH DATAR, POTRERKITA.net - Program Asuransi Usaha Tanaman Padi (AUTP) dan Asuransi Usaha Ternak Sapi dan Kerbau (AUTS/K), mulai dijalankan di Kabupaten Tanah Datar. Preminya dibayarkan melalui alokasi anggaran pemerintah daerah.

Pemasangan eartag ternak sapi yang diikutkan AUTS/K.


Target program adalah 2.000 ternak sapi atau kerbau dan 2.00 hektar tanaman padi. Khusus untuk AUTP, satu orang petani maksimal boleh mengajukan asuransi seluas dua hektare.

 

Bupati Tanah Datar Eka Putra menjelaskan, saat mulai membajak sawah, petani sudah harus mendaftarkan untuk diasuransikan. Perlu diketahui bersama untuk asuransi, baik ternak maupun padi, petani tidak dikenakan biaya premi. Semuanya gratis karena polisnya sudah disubsidi oleh pemda bekerjasama dengan pemerintah pusat.


"Mudah-mudahan dengan adanya program ini bisa dinikmati oleh masyarakat petani kita, mulai dari program bajak gratis, asuransi ternak, dan juga asuransi padi. Sehingga petani kita akan lebih sejahtera, untuk itu mohon dukungan kepada seluruh masyarakat. Silahkan program yang sudah diluncurkan oleh Pemda Tanah Datar ini dimanfaatkan," ujar bupati. 


Selain itu, bupati juga berharap, dengan adanya program ini hasil panen masyarakat akan lebih meningkat. Kalau ekonomi sudah membaik, sebutnya, tentu daya belinya juga akan meningkat, sehingga nyambung dengan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang kini juga sedang digenjot perkembangan dan pembinaannya.


Menurut Eka, masyarakat petani kita harus bersyukur, karena biaya operasional sekarang akan jauh lebih rendah. Ini juga jawaban atas laporan masyarakat saat pasangan Eka-Richi Aprian mencalonkan diri, sebagai pasangan bupati dan wakil bupati dulu. Saat itu, ujarnya, ada yang menyampaikan kalau saat tanam biaya mahal, sementara waktu panen harga relatif murah.


"Kita tentu susah untuk mengendalikan harga, namun juga harus mencari solusi dan sebagai solusinya kita luncurkan program untuk mengurangi cost operasional sehingga petani akan lebih sejahtera," terangnya, Jumat (15/7), saat pemasangan Eartag secara simbolis untuk program unggulan asuransi ternak sapi/kerbau di Jorong Lingkuang Kawek Nagari Tanjung Barulak, Kecamatan Tanjung Emas. 


Plt. Kadis Pertanian Sri Mulyani menyampaikan, untuk program asuransi ternak sapi/kerbau (AUTS) pada tahun 2022 ini pemda Tanah Datar menargetkan sebanyak 2000 ekor. Dan untuk mencapai target tersebut beberapa langkah sudah dilaksanakan, diantaranya melakukan sosialisasi dan turun langsung ke lapangan.


"Target kami pada akhir bulan juli ini program asuransi ternak sebanyak 2000 ekor dan asuransi padi seluas 2000 hektare pada akhir bulan Juli bisa tercapai. Kami mengharapkan tidak sampai pada bulan Agustus baru selesai," katanya, sebagaimana dipublikasikan Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setdakab Tanah Datar, yang diakses dan dikutip pada Sabtu (16/7) pagu.


Menurut Sri, untuk mencapai target yang sudah ditetapkan, pihaknya saat ini telah mengundang pihak Jasindo untuk memberikan sosialisasi dalam rangka menyamakan persepsi dan juga percepatan kegiatan. 


"Sampai hari ini kami tidak menemukan kendala sama sekali, semuanya berjalan dengan baik. Kami sudah menunjuk admin untuk mengimput data-data, jadi saat ini data sudah diturunkan ke kecamatan-kecamatan dan kita tinggal input saja," terangnya.


Sri menjelaskan, bagi masyarakat yang ingin mendapatkan program baik AUTP ataupun AUTS harus tergabung dulu ke dalam kelompok tani. Khusus untuk program AUTS syarat lainnya ternak sapi/kerbau harus betina, dan maksimal satu orang bisa mendaftarkan ternaknya maksimal 15 ekor.(*/mus)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad