BACA JUGA :
- Bupati Pasbar Hamsuardi Pimpin Upacara Hari Santri
- Bupati Simalungun Pimpin Upacara Hari Santri Nasional
- Santri Darul Ulum Menanak Nasi Pakai Kayu Bakar
- Santri Diniyyah Puteri Bertabur Prestasi di Hari Santri
- Pesantren Kauman Peringati Hari Santri
TANAH DATAR, potretkita.net - Kendati bisa mengemban profesi apa saja di era milenial, namun tugas utama santri adalah menjaga agama, selaku mata air yang selalu mengalirkan inspirasi.
Demikian dikatakan Bupati Tanah Datar Eka Putra, saat menjadi Inspektur Upacara (Irup) Bendera dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional, di Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Ulum, Nagari Tigo Jangko, Kecamatan Lintau Buo, Sabtu (22/10/2022).
Saat itu, bupati juga membacakan sambutan Menteri Agama, di antaranya menjelaskan, sejak ditetapkan pada tahun 2015, disetiap tahunnya selalu rutin memperingati Hari Santri, di tahun ini tema yang diangkat ialah Berdaya Menjaga Martabat Kemanusian.
“Maksud dari tema yang diangkat tahun ini, bahwa santri dalam kesejahteraannya selalu terlibat aktif dalam setiap fase perjalanan Indonesia. Dimana santri, selalu sedia mendarmakan hidupnya untuk bangsa dan negara,” ujarnya.
Eka menyebut, di zaman milenial ini, santri telah merambah ke berbagai bidang profesi. Meski begitu, santri harus mengedepankan nilai-nilai agama di setiap perilakunya.
“Meski bisa menjadi apa saja, tetapi tidak boleh melupakan tugas utamanya, yaitu menjaga agama itu sendiri. Bagi santri, agama ialah mata air yang selalu mengalirkan inspirasi, yang akan membawa bangsa ini ke arah yang lebih baik,” ujarnya, sebagaimana dirilis Bagian Prokopim Setdakab Tanah Datar, yang diakses dan dikutup pada Senin (24/7).
Bupati Eka menambahkan, peringatan Hari Santri bukanlah milik santri semata, akan tetapi milik seluruh komponen bangsa yang mencintai Tanah Air. Kita mengajak seluruh masyarakat, sebutnya, untuk turut serta merayakan Hari Santri Nasional sebagai momentum untuk mengenang, meneladani, dan melanjutkan peran santri dalam membela serta mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakakemenag) Tanah Datar diwakili Kasubag PU H. Yusmarli mengatakan, acara peringatan Hari Santri tidak terlepas dari campur tangan seluruh elemen masyarakat.
Ia juga menyebut, Kemenag Tanah Datar terus mendukung program Pemerintah Daerah (Pemda) dalam melahirkan masyarakat Madani, “Kemenag Tanah Datar akan terus mendukung program-program Pemda,” ujar Yusmarli.
Di kesempatan yang sama, Pimpinan Ponpes Darul Ulum H. Masrul Yakin. Dt. Panduko Kayo mengatakan peringatan Hari Santri Nasional baru kali pertama dilaksanakan di Ponpes tersebut. Menurutnya, kegiatan ini akan menjadi motivasi bagi para santri dalam menimba ilmu Agama.(mus)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar