CIANJUR, potretkita.net - Memasuki pekan kedua pascagempa bumi yang melanda Kabupaten Cianjur, terhitung mulai Senin (28/11), kendali penuh pelaksanaan tugas penanganan berada di tangan bupati.
![]() |
| TRIBRARANEWS.POLRI.GO.ID |
Bupati Cianjur Herman Suherman pada hari pertama bekerja sebagai penanggung jawab penuh, langsung melaksanakan rakor dengan forkopimda Cianjur, termasuk membuat surat keputusan yang akan diedarkan kepada para camat.
Menurut bupati, pihaknya tetap berkordinasi dengan BNPB dan BMKG untuk penanganan teknis lebih lanjut. "Saya masih didampingi oleh BMKG dan BNPB, hanya kendali ada di kami," katanya dalam konferensi pers, dan dirilis pada laman resmi jabarprov.go.id.
Menurut Herman, total jumlah korban meninggal hingga pukul 16.00 WIB, mencapai 323 orang dan 9 masih dalam pencarian. Sementara luka berat yang masih dirawat di rumah sakit berjumlah 108 orang. Total jumlah pengungsi mencapai 110.330 yang tersebar di lokasi pengungsian sementara.
Bupati juga sudah menyiapkan tiga titik relokasi bagi warga yang rumahnya hancur karena gempa, yaitu di Desa Sirnagalih Kecamatan Cilawu seluas 2 ,5 hektare, Kecamatan Mande seluas 4 hektare, dan Kecamatan Pacet seluas 10 hektare.
Dalam satu minggu ke depan, tim assesment akan mendata rumah warga yang rusak berat, sedang dan ringan dan yang akan direlokasi. Namun menurutnya, prioritas relokasi akan dilakukan bagi warga Cijedil Kecamatan Cugenang, desa Bangun Karta dan Desa Sarampan.
Sementara itu, lantaran cuaca kurang mendukung dan hujan deras, petugas pencarian menghentikan sementara operasinya, karena khawatir akan terjadi longsor susulan. Para relawan menunda pencarian dan menjauh dari lokasi tebing-tebing yang membahayakan.
Polwan Menabur Senyum Anak
Sementara itu, Polwan Mabes Polri diturunkan ke lapangan untuk menghibur anak-anak korban gempa di Desa Jambu Dipa, Kecamatan Warung Kondang. Sejumlah Polwan manghibur anak-anak dengan bermain dan bernyanyi bersama 100-an anak. yang didampingi orang tuanya yang terdampak bencana gempa bumi Cianjur.
Kabag Disindig Romulmed Divisi Humas Polri Kombes. Pol. Umi Fadilah Astutik mengungkapkan, kegiatan yang dilakukan personel Polwan Div Humas Mabes Polri ini, merupakan salah satu upaya untuk memulihkan trauma pasca bencana gempa bumi yang melanda Kabupaten Cianjur.
Kegiatan trauma healing yang dilakukan, katanya, merupakan salah satu bantuan kemanusiaan yang dilakukan Polwan Div Humas Mabes Polri terhadap korban bencana gempa Cianjur.
“Sejumlah kegiatan yang kita lakukan untuk menghibur anak-anak korban gempa. Di antaranya menonton film kartun bersama hingga bermain kuis. Kami juga membagikan makan dan mainan untuk anak-anak,” terang Kombes Umi.
Ia berharap, dengan kegiatan trauma healing yang dilakukan ini dapat membantu memulihkan kembali kondisi psikologis para korban. Untuk anak-anak, diharapkan bisa bermain lagi di luar rumah dan kembali memiliki kegembiraan.
“Kami menghimbau untuk para masyarakat, jangan pernah menganggap sendiri. Karena Polri ada untuk masyarakat. Jadi, tetaplah berkegiatan seperti semula,” tegasnya, sebagaimana disiarkan tribratanews.polri.go.id yang diakses dan dikutip pada Senin (28/11) malam.(mus)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar