PADANG PANJANG, potretkita.net - Sebuah kegiatan positif dan kreatif melibatkan remaja dan pemuda, sebagai usaha melestarikan budaya, mendapat apresiasi dari banyak pihak.
Kegiatan berjuluk Lomba Solo Song se-Kota Padang Panjang, Batipuh, dan X Koto (Pabasko) itu, diselenggarakan oleh Jembes Great Generation, Sabtu (5/11), di Halaman Rumah Amai Jembatan Besi (Jembes), Kecamatan Padang Panjang Barat.
Terlihat hadir pada kesempatan itu Ketua DPRD Mardiansyah, Staf Ahli Walikota Bidang Pemerintah dan Hukum Noviyanti, Lurah Pasar Usang Erosen Adera, Bunda Literasi Pasar Usang, serta undangan lainnya.
Noviyanti, saat memberi sambutan, mengucapkan apresiasi atas kegiatan yang digelar remaja Jembatan Besi, Kelurahan Pasar Usang, dengan lingkup kegiatan se-Pabasko.
“Zaman sekarang kita lihat banyak remaja yang hanya menghabiskan waktu untuk bermain gadget dibandingkan dengan kegiatan berkreaticitas, meningkatkan kerja sama dan melestarikan budaya. Kami berharap ini terus bisa berjalan dengan rutin ke depannya agar fokus para remaja bisa teralihkan dengan mengembangkan kebudayaan seperti ini,” ujarnya.
Sementara Mardiansyah mengatakan, dengan lingkup lomba yang besar yaitu se-Pabasko, ini sudah sangat luar biasa yang dilakukan para remaja Jembes.
“Ini sangat luar biasa dan saya terharu dengan kegiatan yang dilakukan remaja di sini. Saya akan terus mendukung kegiatan apa saja yang dilakukan para remaja untuk meningkatkan kreativitas anak-anak kita demi melahirkan generasi emas ke depan,” tuturnya.
Sedangkan Lurah Adera menyampaikan rencana yang akan dilakukan remaja Jembes ke depannya, seperti menjadikan jalan sepanjang Jembes dibuatkan street food, dan membuat kalender event.
“Kita akan terus menggelar kegiatan-kegiatan. Insyaa Allah untuk memperingati Hari Jadi Kota (HJK) bulan depan, kami akan mengadakan Lomba Solo Song kembali. Namun untuk tingkat umum dan ini juga dengan lingkup Pabasko. Kami memohon doa restu kepada bapak ibu semua demi kelancaran acara kita ini,” ungkapnya.
Jembes Great Generation ini merupakan dukungan dari keluarga besar Amai Jembes, dan dimeriahkan dengan jajanan tradisional dari ibu-ibu sekitaran Jembes, seperti Karupuak mie, Lontong Samba Lado, Katan Sarikayo dan sebagainya.(diskominfopp/shintia; ed. mus)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar