Gerakan Sedekah Seribu Sehari Himpun Dana Rp550 Juta - Potret Kita | Ini Beda

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

13 Februari 2023

Gerakan Sedekah Seribu Sehari Himpun Dana Rp550 Juta

TANAH DATAR, potretkita.net - Yayasan Mutiara Hati Annisa Nagari Cubadak, Kecamatan Lima Kaum, melakukan gerakan amal. Programnya bernama Sedekah Seribu Sehari (S3). Selama tiga tahun berjalan, dana terkumpul mencapai Rp550 juta.

 

PENGURUS BERDIALAOG DENGAN BUPATI

“Semenjak awal terbentuk tiga tahun lalu, setiap tahun terus terjadi peningkatan dana yang dikelola, sehingga totalnya lebih kurang Rp550 juta,” kata Koordinator S3 Yayasan Mutiara Hati Annisa; Nelvita, Ahad (12/2), di Masjid Syofia Nagari Cubadak.

 

Nevia mengatakan hal itu, saat memberi laporan pada  kegiatan Penyerahan Bantuan untuk 67 anak yatim, yatim piatu, dan 30 orang lanjut usia. Penyerahan bantuan itu diserangkaikan pula dengan Milad ke-3 yayasan itu.

 

Menurutnya, pihaknya senantiasa berupaya mengelola dana S3 dengan transparan, dan sesuai dengan sasaran yang ditetapkan. Masyarakat Cubadak, ujarnya, sangat antusias ikut program ini, sehingga tahun 2022 lalu telah mengelola dana sebesar Rp279 juta lebih.

 

Dijelaskan, pada milad ke-3 tahun ini bantuan pendidikan bagi anak yatim diberikan bervariasi, yakni SD dan SMP masing-masing Rp200 ribu, SMA Rp250 ribu dan yang kuliah Rp300 ribu. 

 

"S3 ini merupakan sebuah organisasi yang fokus dalam mengumpulkan infak dan sedekah yang dana terkumpul akan dimanfaatkan untuk membantu anak yatim, dhuafa, fakir miskin serta mereka yang kurang beruntung lainnya di Nagari Cubadak," sampainya. 

 

Nelvita menjelaskan, berkat dukungan beberapa pihak, S3 telah memiliki rumah tahfidz gratis bagi santrinya, dan juga melaksanakan bantuan di beberapa bidang lainnya.

 

"Dalam pengelolaannya S3 juga membantu biaya pendidikan bagi anak kurang mampu ataupun anak yatim untuk melanjutkan pendidikan, juga membantu kegiatan sosial berupa bantuan biaya berobat bagi masyarakat kurang mampu. Namun, ada masyarakat yang terjerat rentenir dan utang, inilah yang tidak bisa kami bantu, mohon solusi dari pak bupati," sampainya. 

 

Wali Nagari Cubadak Asrizallis menyatakan, pihaknya akan mendukung berbagai program S3 tersebut. S3, katanya, ini telah nyata membantu masyarakat di Nagari Cubadak, melalui pengelolaan dana infak dan sedekah. Insya Allah, Pemerintah Nagari dan masyarakat akan tetap mendukung untuk tahun selanjutnya.

 

Bupati Tanah Datar Eka Putra saat memberi sambutan berharap, S3 bisa semakin maju dan dipercaya masyarakat Nagari Cubadak dalam pengelolaan infak dan sedekah.

 

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada S3, karena program yang dilakukan juga sejalan dengan program pemerintah daerah. "Kita mendukung program yang dilaksanakan S3 ini, karena turut membantu mengatasi permasalahan biaya pendidikan bagi anak kurang mampu. Pemerintah daerah dan Baznas Tanah Datar juga memiliki program yang sama, tentu ke depan Saya sarankan kepada S3 untuk berkoordinasi, sekiranya ada program yang bisa disinergikan dan dijalankan bersama," sampainya. 

 

Terksit dengan permohonan solusi membantu masyarakat terjerat rentenir, bupati mengatakan, pemerintah daerah memiliki Program Makan Rendang di Tanah Datar, singkatan dari Maksimalkan Rentenir Agar Hilang di Tanah Datar. 

 

"Program ini berbentuk pinjaman tanpa bunga kepada masyarakat yang memiliki usaha dengan jangka waktu pinjaman 2 tahun, besarnya maksimal Rp10 juta. Sekiranya berkenan, Saya kira S3 bisa juga bekerjasama untuk menjalankan program ini di Nagari Cubadak, mungkin untuk kemungkinan itu akan dikaji dulu dan dilakukan pembicaraan lebih lanjut. Intinya tentu saja kita tidak ingin masyarakat terjerat utang ke rentenir yang mencekik," tukasnya. (prokopimtd; ed. mus)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad