MAGELANG, potretkita.net - Sebuah perkampungan yang disebut sebagai desa tertinggi di Indonesia. Deretan rumah penduduk berwarna-warni begitu mempesona. Berada di ketinggian di atas 1.600-1.750 meter di atas permukaan laut (mdpl).
![]() |
INDONESIA.GO.ID |
Perkampungan itu bernama Dusun Butuh, yang berada di Desa Temanggung, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Lanskap perkampungan di Gunung Sumbing itu hampir mirip dengan kontur yang ada di Pegunungan Himalaya, Nepal.
Laman resmi pesonadusunbutuh.com menjelaskan, Dusun Butuh memiliki potensi wisata yang luar biasa, mayoritas penduduk berprofesi sebagai petani. Senyum ramah masyarakat kepada wisatawan seolah jadi sambutan hangat di tengah udara dingin Nepal Van Java.
Kenapa dinamakan Butuh? Pada masa penjajahan Belanda, waktu itu moyang atau leluhur yang berasal dari wilayah Yogyakarta, karena dikejar penjajah terus melarikan diri dan menetap di sebuah wilayah hutan, waktu itu berada diantara Desa Temanggung dan Dusun Butuh sekarang ini.
Lantaran tidak adanya sumber air yang dekat untuk bertahan hidup, maka mencari sebuah tempat yang lebih atas lagi di lereng Gunung Sumbing, tepatnya berada di wilayah Dusun Butuh sekarang ini.
Dengan sebutan Nepal Van Java, Dusun Butuh sudah menjadi destinasi wisata yang sedang di gandrungi wisatawan Indonesia, dimana dusun ini memiliki berbagai potensi wisata yang dapat di kembangkan berupa keindahan alam, kesenian budaya, dan adat istiadatnya yang masih melekat dengan masyarakat sekitar.
Untuk para wisatawan yang berkunjung di Nepal Van Java, tersedia Dusun Butuh (Nepal Van Java) yang terletak di ketinggian, berhawa Sejuk ini juga menjadi salah satu dusun alternatif untuk para pendaki yang ingin menikmati sunrise, ditemani segelas kopi di atas lautan awan Gunung Sumbing.
Di Nepal Van Java ada Mata Air (Tuk Sijago), Mata Air Si Jago, Punden (Depok), Taman Depok, Pohon Kalpataru, Air Terjun atau Curug Mburi Omah, dan lain-lain.***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar