Fenomena ASN Korban Heker Perlu Disikapi - Potret Kita | Ini Beda

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

13 Juli 2022

Fenomena ASN Korban Heker Perlu Disikapi

PADANG, POTRETKITA.net - Aparatur Sipil Negara (ASN) banyak juga yang jadi korban heker dan penipuan berbasis online. Ada kalanya email mereka yang diretas, atau malah akun yang berpotensi mendatangkan kerugian material,

ilustrasi okezone.com
Untuk itu, semua pihak perlu menyikapinya dengan baik. Kesadaran dan pemahaman akan pentingnya keamanan siber di era digitalisasi saat ini menjadi suatu keharusan. Adanya akun milik ASN yang diretas menjadi bukti, masih rendahnya pengetahuan ASN dalam hal keamanan siber.


"Setidaknya ada beberapa cara agar kita terhindar dari pelaku kejahatan siber, di antaranya dengan selektif dalam menggunakan aplikasi atau software, serta menghindari membagi-bagikan informasi probadi di media sosial," kata Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Jasman Rizal.


Jasman mengatakan hal itu, Selasa (12/7), saat memberikan sambutan dalam pembukaan Focus Group Discussion (FGD) tentang literasi keamanan siber, dengan tema Membangun Integritas ASN dengan Cyber Security" di Aula BKD Provinsi Sumbar, Padang, sebagaimana dikutip dari publikasi Dinas Kominfotik Pemprov Sumbar melalui situs sumbarprov.go.id yang diakses Rabu (13/7) siang/


Selain itu, imbuhnya, ganti kata sandi dan backup data secara rutin dengan kombinasi yang rumit serta menggunakan autentifikasi dua faktor. Selanjutnya, perbarui setiap aplikasi hingga sistem yang digunakan.


"Kita harus meningkatkan kewaspadaan setiap saat. Jangan mudah mempercayai informasi, seperti email, telepon, SMS dan sejenisnya dari pihak tidak dikenal. Apalagi jika terdapat iming-iming mendapatkan hadiah namun harus memberikan kode OTP akun Anda. Ingat kode OTP merupakan kode rahasia layaknya password Anda. Jangan pernah memberikannya kepada siapapun. Jadilah orang yang berpikir terlebih dulu sebelum bertindak," jelasnya.


Oleh sebab itu, melalui FGD SDM Persandian ini, Jasman berharap bisa meningkat pemahaman dan pengetahuan para ASN yang ada di Organisasi Perangkat Daerah tentang security siber atau keamanan siber. "Oleh karena itu, saya atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mengucapkan terima kasih kepada para ASN yang telah bersedia menjadi peserta aktif dalam FGD SDM Persandian ini," tambah Jasman


Apresiasi juga disampaikan Jasman kepada narasumber, khususnya dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) yang telah bersedia meluangkan waktunya untuk menularkan pengetahuan-pengetahuan dibidang keamanan siber. Jasman berharap, usaha BSSN untuk mewujudkan kredibilitas keamanan informasi di Indonesia dapat terwujud.


FGD yang diikuti 60 peserta dari ASN perwakilan seluruh OPD linglup Pemprov Sumbar, ini menghadirkan narasumber berkompeten dari Direktorat Keamanan Siber dan Sandi Pemerintah Daerah, Deputi III BSSN, yakni Sandiman Madya, Marcelina Tri Nasiti Widayatmi, dan Analis Kebijakan Muda Jehan Bilhaq.(*/mus)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad