Ular Piton dan Biawak Masuk Pemukiman - Potret Kita | Ini Beda

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

13 Juli 2022

Ular Piton dan Biawak Masuk Pemukiman

PADANG, POTRETKITA.net - Dua ekor ular piton sepanjang 3,5 meter ditemukan masuk pemukiman warga di Kota Padang. Sebelumnya, warga juga digegerkan dengan ditemukannya seekor biawak sepanjang1,5 meter di pekarangan.

Ihwal ular piton masuk pemukiman warga, terjadi pada Selasa (12/7), di Gang Villa Bunga Mas, RT 004, RW 11, Gunung Pangilun. Personil Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang kembali bergerak cepat, begitu menerima laporan dari warga.


"Kita langsung amankan. Dua ular piton didapati di lokasi yang sama. Awalnya pihaknya berhasil mengevakuasi dan mengamankan seekor ular piton di atas pohon. Namun setelah itu kami melihat ular lainnya di tanah kosong samping rumah," terang Kepala Bidang Operasional Sarana dan Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang Sutan Hendra.


Awalnya, kata dia, petugas Damkar Kota Padang mendapat laporan dari warga. Seorang warga T. Mendrova menelpon langsung ke Kantor Damkar. Begitu mendapat laporan, petugas langsung ke lokasi. Saksi melaporkan melihat seekor ular di pohon, imbuhnya, namun setelah di lokasi justru melihat ular lain. Tim Damkar pun mengamankan kedua ular tersebut.


Ular pertama yang ditemukan panjangnya sekira 3,5 meter. Sedangkan ular kedua yang didapati memiliki panjang 2 meter.


Pekan lalu, tepatnya Selasa (5/7), tim Damkar juga melakukan hewan liar masuk pemukiman warga. Waktu itu adalah seekor biawak sepanjang 1,5 meter di kawasan Kurao, Sungai Sapih. "Kita mendapat laporan dari warga bahwa seekor biawak telah berada di pekarangan rumahnya, kita langsung bergerak," ujarnya, sebagaimana dikutip dari publikasi Dinas Kominfo Kota Padang yang diakses Rabu (13/7) siang.


Biawak yang diamankan petugas cukup panjang. Sekira 1,5 meter. Tak butuh waktu lama untuk menjinakkan hewan tersebut.  "Kita punya tali pengait, alhamdulillah dalam waktu sebentar biawak tersebut kita tangkap," ungkapnya.


Biawak cukup besar itu tidak sempat melakukan perlawanan. Saat dievakuasi, biawak tersebut masih berada di pekarangan rumah warga.  Setelah ditangkap, biawak kemudian dikembalikan ke habitatnya. "Biawak kita kembalikan lagi ke habitatnya".


Saksi yang melihat biawak tersebut, Nino Suryajaya mengatakan, pertama kali dirinya melihat biawak sekitar pukul 16.00 WIB. Biawak memasuki pekarangan rumah dan dicoba diusirnya. Namun biawak tersebut enggan pergi dari lokasi. "Saya kemudian menghubungi petugas Damkar, alhamdulillah segera datang dan mengatasinya," bebernya.(CHARLIE CH. LEGI)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad