PADANG PANJANG, POTRETKITA.net - Sepekan terakhir, harga beras dan sejumlah bahan pangan, di Pasar Pusat Kota Padang Panjang mengalami kenaikan. Sementara komoditas alami lainnya fluktutatif.
"Harga beras kualitas I naik dari Rp13.000/kg menjadi Rp13.125/kg, beras kualitas II naik dari Rp12.250/kg menjadi Rp12.375/kg, dan beras kualitas III naik dari Rp12.000/kg menjadi Rp12.250/kg," terang Kepala Bagian Perekonomian dan Sumberdaya Alam Setdako Padang Panjang Putra Dewangga.Putra menjelaskan, sepanjang pekan keempat Agustus ini, 15 komoditas pangan mengalami fluktuasi harga. Fluktuasi yang terjadi, ujarnya, didominasi oleh kenaikan harga pada 12 komoditas, dan hanya tiga komoditas yang mengalami penurunan harga dalam seminggu terakhir.
Pergerakan naiknya harga, imbuhnya sebagaimana dikutip dari rilis Dinas Kominfo setempat, terjadi karena adanya pengaruh harga komoditas global yang meningkat, terutama komoditas pangan dan komoditas energi. Sedangkan turunnya harga disebabkan mulai ditambahnya pasokan komoditas di pasar, sehingga dapat memenuhi permintaan masyarakat.
Untuk Tepung terigu Cakra naik dari Rp14.250/kg menjadi Rp14.500/kg, tepung terigu Kencana naik dari Rp11.250/kg menjadi Rp11.500/kg, daging ayam broiler naik dari Rp29.750/kg menjadi Rp31.500/kg, daging ayam kampung kecil naik dari Rp62.500/ekor menjadi Rp64.000/ekor, dan telur ayam ras naik dari Rp1.725/butir menjadi Rp1.775/butir.
BACA PULA :
Kacang hijau naik dari Rp22.000/kg menjadi Rp24.000/kg, mie instan naik dari Rp3.250/bungkus menjadi Rp3.500/bungkus, ikan asin teri naik dari Rp85.000/kg menjadi Rp91.250/kg, dan buncis naik dari Rp10.000/kg menjadi Rp12.000/kg.
Sedangkan komoditas yang mengalami penurunan harga, sebut Putra, di antaranya daging ayam kampung sedang turun dari Rp75.000/ekor menjadi Rp70.000/ekor, cabai rawit dari Rp50.000/kg menjadi Rp47.500/kg, bawang merah dari Rp31.000/kg menjadi Rp30.500/kg.
Menurut Putra, harga-harga tersebut didapat, berdasarkan hasil pemantauan harga rata-rata 45 komoditas pangan strategis di Pasar Pusat Padang Panjang yang dilakukan Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM, serta Dinas Pangan dan Pertanian, dan TPID Padang Panjang," katanya.(cigus/diskominfo pp; ed mus)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar