PADANG, POTRETKITA.net - Bila tidak ada aral melintang, pembangunan jalan tol Padang-Sicincin kembali dikerjakan awal September 2022 ini.
Untuk memastikannya, Kamis(25/8), Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy meninjau sekaligus menyusuri lokasi konstruksi jalan tol itu, guna memastikan persiapan pengerjaannya.
Wagub mengatakan, pembebasan tanah saat ini telah lebih dari 70 persen dari 36,15 km ruas Padang-Sicicin, dengan total lahan tersambung sepanjang 12 km. Dengan begitu pekerjaan sudah dapat dimulai secara simultan bersamaan sisa proses pembayaran UGK yang terus dipacu.
"Jadi insya Allah awal bulan sudah bisa dimulai, karena tiap minggu penyelesaian UGK berjalan terus," kata Wagub, sebagaimana dirilis Dinas Kominfotik Sumbar melalui laman resmi sumbarprov.go.id, yang diakses dan dikutip Jumat (26/8) malam.
Sementara untuk bidang-bidang tanah yang masih belum bebas di Nagari Kapalo Hilalang, Wagub menargetkan akan selesai sebelum akhir tahun. "Jadi yang di sini dulu, Kapalo Hilalang kan di ujung sana, aktivitasnya mungkin tahun depan, tapi tanahnya tahun ini harus sudah selesai," ungkapnya.
Project Director Tol Jalan Tol Padang-Sicincin Hutama Karya Marthen Robert Singal menjelaskan, meski lebih dari 70 persen lahan sudah bebas, masih ada akses-akses jalan kendaraan proyek yang belum bebas. Hal ini yang menjadi penyebab baru 12 km lahan tersambung.
Mengutip informasi hkinfrastruktuer.com dapat diketahui, jalan tol Padang-Sicincin merupakan bagian dari Jalan Tol Bukittinggi-Padang, yang mulai dibangun pada 20 Desember 2018. Memiliki main road sepanjang 36 km. Jalan tol ini memiliki tiga gerbang tol, 24 jembatan, dan direncanakan memiliki satu rest area. Kecepatan rencana pada jalan tol ini yakni 80 km/jam.
Inovasi yang diterapkan di Jalan Tol Padang-Sicincin adalah penggunaan full displacement column, untuk metode perbaikan tanah lunak, agar tidak perlu waktu tunggu untuk konsolidasi tanah eksisting.(*/mus)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar