PADANG PANJANG, potretkita.net - Sebanyak 15 orang siswa SMP Negeri 5 Padang Panjang berinteraksi langsung dengan 15 orang siswa Naval Base Secondary School Singapura.
Mereka berkolaborasi dalam program pertukaran pelajar secara online, dikenal dengan istilah Indonesia-Singapore Online Exchange Programme.
Kepala SMPN 5 Padang Panjang Milda Guza menjelaskan, kegiaran itu merupakan pertama kali diikuti para siswa dari sekolah yang dia pimpin, dan berlangsung dengan sukses pada Selasa (22/11) pukul 09.00-10.30 WIB.
"Kegiatan ini bagus bagi siswa maupun guru, karena bisa saling berbagi ilmu dan menambah pengalaman," katanya.
Endar Madesa, selaku penghubung antarkedua sekolah mengatakan, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk saling melatih kemampuan berkomunikasi siswa dan membuka cakrawala dan pengalaman baru untuk mengetahui sistem pendidikan di sana, budaya serta punya jejaring internasional.
"Kegiatan ini akan menambah dan membuka cakrawala baru bagi siswa kita. Mereka yang sebelumnya tidak tahu menjadi tahu. Saat interaksi mereka menggunakan bahasa Inggris dan Melayu. Insyaa Allah kegiatan ini akan kita lanjutkan," katanya, sebagaimana dirilis Dinas Kominfo Kota Padang Panjang, yang diakses dan dikutip pada Rabu (23/11) pagi.
Secara resmi, kegiatan diawali Lila, salah seorang guru yang mendampingi siswa di Naval School. Ia menjelaskan sekilas informasi tentang sekolah di sana. Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan pembagian empat kelompok yang masing-masing diikuti empat siswa SMPN 5 dan empat siswa Naval School.
Dalam kegiatan itu, siswa Naval School mempresentasikan lima slide tentang informasi sejarah sekolahnya, kegiatan sekolah dan aktivitas di Singapura dan dilanjutkan dengan tanya jawab.
Tampak siswa-siswa SMPN 5 antusias mengikuti kegiatan ini dan mendapat kesempatan memiliki jejaring baru dengan siswa di sana. Tidak hanya itu guru-guru di SMPN 5 juga mendapat banyak wawasan baru terkait informasi sistem pendidikan di negara tersebut.(diskomonfopp; ed. mus)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar