MEDAN, potretkita.net - Jangan ada lagi hutan yang terbakat. Bila itu terjadi, maka kepala UPT Kesatuan Pengelolaan Hutan atau Kepala Dinas Kehutanan akan dicopot.
BACA JUGA :
- KPK Terima 310 Laporan Dugaan Korupsi di Sumut
- Delapan Kota Kabupaten Zona Merah
- Agama Dorong Manusia agar tak Berbuat Kerusakan di Dunia
Demikian dikatakan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi, Selasa (20/12), saat memberi arahan pada kegiatan Rapat Koordinasi Pencegahan dan Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Pemprov Sumut di Medan.
Edy bertegas-tegas soal kebakaran hutan itu, karena mengakibatkan kerugian yang besar, dan menyebabkan kematian berbagai makhluk yang tinggal di hutan itu.
"Kepada Dinas Kehutanan Pemprov Sumut, khususnya Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Dinas Kehutanan, bila ada kebakaran hutan di areanya, kita akan tindak tegas. Pada 2022 terjadi kebakaran hutan yang cukup besar, yaitu kawasan Samosir, sekitar 560 Ha dengan 46 hotspot. Saya tidak ingin kejadian ini kembali terulang di seluruh wilayah Sumut," tegasnya.
Gubernur menegaskan, pihaknya sangat serius dalam mengantisipasi kebakaran hutan. Untuk itu, tegasnya, akan dibuat kesepakatan, bila terjadi kebakaran maka kepala UPT-nya akan dicopot, dan bila ada kebakaran hutan di tiga wilayah UPT, maka kepala Dinas Kehutanan yang akan ditindak.
Efek negatif kebakaran hutan secara langsung dapat dirasakan umat manusa. Selain itu, keragaman hayati juga akan terganggu. Bila terjadi kebakaran hutan, tegasnya, maka dipastikan akan banyak hewan yang mati seperti serangga, semut, kook, dan lain-lain.
"Saya ngomel soal kebakaran hutan, tahun 2022, ada lagi 500 Ha terbakar hutan. Bayangkan kerugian yang kita alami,” katanya.
Kepala Dinas Kehutanan Sumut Herianto menjelaskan, Rakor ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan tim terpadu menghadapi kebakaran hutan. Selain itu, juga mengevaluasi kebakaran hutan, memperkuat sistem pencegahan, sosialisasi dan edukasi ke stakeholder dan masyarakat.
“Ada 16 UPT KPH kita dan kita akan terus memaksimalkan itu ke depannya agar tidak terjadi lagi kebakaran hutan di Sumut, dan kita akan memperkuat koordinasi dengan semua stakeholder untuk mencegah kebakaran hutan,” ujarnya.(diskomifotiksu; ed. mus)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar