Pimpinan Diniyyah Puteri Berbuka Bersama Karyawan dan Tetangga - Potret Kita | Ini Beda

Post Top Ad

Post Top Ad

10 April 2023

Pimpinan Diniyyah Puteri Berbuka Bersama Karyawan dan Tetangga

PADANG PANJANG, potretkita.net - Pimpinan Perguruan Diniyyah Puteri Fauziah Fauzan El-Muhammady, Ahad (9/4), berbuka puasa (iftar jama'i) dengan para karyawannya dan masyarakat sekitar, di Aula Zainuddin Labay El-Yunusy, Komplek Perguruan Diniyyah Puteri, Kelurahan Pasar Usang, Kota Padang Panjang. 

diniyyahweb

BERITA DINIYYAH PUTERI LAINNYA


Selain jajaran pimpinan dan karyawan, kegiatan itu juga dihadiri pak lurah, ketua RT, dan masyarakat sekitar. Terlihat hadir pengusaha dan tokoh masyarakat H. Ali Usman Syuib, yang merupakan tetangga dekat lembaga pendidikan yang didirikan Rahmah El-Yunusiyyah pada 1923 itu, Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Bukik Surungan Faizan Fauzan El-Muhammady Dt. Bagindo Marajo, dan para wartawan yang selama ini bermitra.

 

Kegiatan yang rutin digelar setiap tahun itu, menjadi pertanda lembaga pendidikan khusus anak perempuan itu memulai liburan sekolahnya, dan akan kembali melaksanakan belajar-mengajar di sekolah pada 7 Mei nanti, setelah Idul Fitri.

 

“Terima kasih kami sampaikan kepada para guru-guru, tenaga kependidikan, tenaga pendukung, para tetangga, dan semua elemen masyarakat, khususnya di Pasar Usang, karena telah mendukung Perguruan Diniyyah Puteri dalam mewujudkan cita-citanya,” sebut Fauziah.

 

Menurutnya, setelah kegiatan berbuka puasa bersama itu, para guru dan karyawan tentu tidak lagi masuk sekolah, karena sudah libur hingga masuk bekerja kembali sesuai jadwal yang sudah ditetapkan.

 

“Selamat menuntaskan ibadah puasa di Ramadhan 1444 H ini, selamat Idul Fitri, semoga kita berhasil mencapai derajat taqwa. Mohon maaf bila telah melakukan sesuatu yang tidak pada tempatnya,” ujarnya.

 

Pada kesempatan itu, Pimpinan Diniyyah Puteri yang membidangi Sumber Daya Manusia (SDM) Ustadz Fauzi Fauzan, tampil memberi tausiyah. Beliau mengingatkan, betapa Ramadhan memiliki peranan penting dalam membangun karakter umat Islam, sehingga berhasil mencapai predikat taqwa, sebagaimana yang dijanjikan Allah/

 

“Ali bin Abi Thalib sangat sedih ketika Ramadhan sudah semakin dekat ke ujung. Sejak malam 28 Ramadhan, dia bersama istrinya membawa berbagai makanan terbaik miliknya, di antaranya gandum untuk dibagikan ke seluruh fakir miskin sampai hampir Shalat Idul  pada 1 Syawal,” katanya.

 

Membahagiakan semua umat manusia pada hari lebaran, jelasnya, merupakan buah dari pelaksanaan ibadah sepanjang Ramadhan, karena sama-sama berbahagia dengan kaum dhuafa, anak yatim, dan masyarakat berekonomi lemah pada Idul Fitri, menjadi wujud nyata dari pembelajaran berpuasa, sekaligus salah satu ciri-ciri orang bertaqwa.

 

Kalau Idul Fitri 1 Syawal sudah tiba, katanya lagi, maka semua dendam, iri dengki, rasa bermusuhan dan perilaku tidak baik lainnya akan hangus dari diri seorang yang mencapai taqwa itu.

 

“Jangan sekadar menyelesaikan rangkaian ibadah Ramadhan saja. Idul Fitri itu ibarah tumbuhan yang baru ditanami, tumbuh subur dan tidak layu. Jiwa yang tenang, selalu berpandangan positif, bahagia dalam beribadah, berlapang dada, qanaah atau menerima apa adanya pemberian Allah, makan apa yang tersedia dan tidak rakus, akan melekat pada seseorang yang berhasil menunaikan ibadah Ramadhan sesuai tuntunannya,” sebut Fauzi.

 

Sebelum kegiatan berbuka puasa bersama itu, Perguruan Diniyyah Puteri pada paginya, sudah menyelesaikan prosesi melepas para santri untuk pulang ke rumah orangtua masing-masing, sejak Sabtu (9/4), dan akan kembali masuk asrama sebelum jadwal pendidikan formal dimulai.

 

Di Diniyyah Puteri terdapat berbagai lembaga pendidikan, diantaranya PAUD dan Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah, SMP, Madrasah Aliyah, dan perguruan tinggi.(MUSRIADI MUSANIF)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad