Spiritualisasi, Intelektualisasi, dan Humanisasi Kunci Muhammadiyah Tetap Eksis - Potret Kita | Ini Beda

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

27 Agustus 2022

Spiritualisasi, Intelektualisasi, dan Humanisasi Kunci Muhammadiyah Tetap Eksis

KAPUAS HULU, POTRETKITA.net - Ketua Lembaga Dakwah Khusus Pimpinan Pusat (LDK-PP) Muhammadiyah Drs. HM. Ziyad, MA mengatakan, gerakan yang dilakukan oMuhammadiyah untuk tetap eksis sampai sekarang, dilakukan dengan penguatan spiritualisasi, intelektualisasi dan humanisasi.



Spitualisasi sangat dibutuhkan untuk menghubungkan diri dengan Allah SWT, maka peran mak-mak ibu Aisyiyah menghubungkan kedekatan anaknya dengan Allah SWT. "Saya kapan saja bertugas senantiasa minta izin dan doa kepada mak," tegas Ziyad dengan penuh semangat.


Kedua, penguatan intelektual. Muhammadiyah gerakan pertama di Indonesia melakukan integralisasi ilmu dengan agama. Jika Muhammadiyah tidak melakukan ini, tegasnya, betapa tingginya diskriminasi antara ilmuwan umum dengan ulama dan ustad, apa yang dikatakan dan dilakukan ustad, disebut radikal dan radikul.


Ketiga, gerakan humanisasi. Semua yang dilakukan oleh Muhammadiyah tidak ada diskriminasi keyakinan dan suku dan gender, semua dalam layanan Muhammadiyah. "Kita bangga sekolah SMA Muhammadiyah Putusidao yang menampung bukan hanya muslim, tetapi juga non muslim. Inilah toleransi yang tidak perlu retorika dan wacana, tetapi contoh nyata yang diberikan Muhammadiyah kepada segenap anak bangsa, terutama teman kita yang sok toleransi," ungkap Ziyad dengan nada penuh semangat. 


BACA PULA : 

Rihlah Dakwah di Daerah 3T Kalimantan Barat


Kegiatan silaturahmi ini, dalam rangka Rihlah Dakwah LDK PP Muhammadiyah bersama PWM Kalbar dan PDM Pontianak dengan gembira ria dan banyak belanja, terutama ibuk Aisyah yang menunjang usaha mikro kecil dan menengah.(SUHARDIN)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad