TANAH DATAR, potretkita.net - Beberapa tahun lalu, rombongan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat, melakukan studi banding ke Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Waktu itu, kegiatan mengikutsertakan wartawan yang bertugas di Luak Nan Tuo.
Rabu (23/11), Dinas Kominfo Tanah Datar pula yang dikunjungi tim dari Dinas Kominfo Kampar. Rombongan disambut Kepala Dinas Kominfo Tanah Datar Yusrizal, Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik Roza Melfita, dan Pranata Humas Febreni.
"Terima kasih atas kunjungan teman-teman ke Tanah Datar. Semoga melalui pertemuan ini, jalinan tali silaturahmi kita semakin kuat," ujar Yusrizal mengawali pembicaraan dengan tamunya tersebut.
Yusrizal bercerita panjang tentang Kabupaten Tanah Datar yang merupakan daerah pertanian dalam skala rakyat, destinasi wisata, dan pusat kebudayaan Minangkabau.
Menurutnya, di bawah kepemimpinan Bupati Eka Putra dan Wakil Bupati Richi Aprian, Kabupaten Tanah Datar memiliki 10 program unggulan yang menyentuh langsung ke akar rumput, salah satu program unggulan itu adalah Satu Nagari Satu Event yang melibatkan langsung masyarakat.
Melalui kegiatan itu, ujarnya, semua elemen berusaha menggali kearifan lokal, potensi di setiap nagari, dan memacu aktifnya sanggar-sanggar seni. "Untuk tahun ini baru 14 Nagari di 14 Kecamatan yang melaksanakannya, tahun besok diperkirakan ada 28 Nagari ditambah 14 yang telah melaksanakan," katanya.
Lantaran sebahagian besar wilayah dan mata pencaharian masyarakat Tanah Datar adalah bertani, ujarnya, maka dari 10 program unggulan pemerintah daerah tersebut, empat di antaranya ada di sektor pertanian, yaitu layanan bajak gratis, asuransi tanaman padi dan ternak, jaringan irigasi, dan peningkatan pupuk bersubsidi.
"Untuk layanan bajak gratis pada 2022 Pemkab Tanah Datar menargetkan sebanyak 4200 hektare, dan untuk asuransi tanaman padi dan ternek menargetkan 2000 hektare lahan dan 2000 ekor ternak. Alhamdulillah, untuk asuransi tanaman dan ternak tersebut sudah mencapai 100 persen, sementara untuk kuota pupuk subsidi untuk Tanah Datar sebenarnya cukup, tapi masih terkendala distribusi," katanya.
Selain di sektor pertanian, Pemkab Tanah Datar juga memiliki program unggulan lainnya Makan Rendang di Tanah Datar, maksudnya Maksimalkan Pemberantasan Rentenir Agar Hilang di Tanah Datar. Program tersebut memang keinginan Bupati dan Wakil Bupati dalam meningkatan kesejahteraan masyarakat bekerjasama dengan Bank Nagari dengan sasarannya adalah pedagang UMKM dan kaki lima.
Khusus di Dinas Kominfo, katanya, ada pula program di bidang E-Government yang didukung oleh Telkom dalam urusan jaringan telekomunikasi. Secara keseluruhan, ujarnya, untuk wilayah Tanah Datar saat ini lebih 80 persen sudah memiliki jaringan telekomunikasi.(diskominfotfd; ed. mus)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar