PADANG PANJANG, potretkita.net - Tokoh masyarakat yang juga mantan bupati Tanah Datar dua periode; M. Shadiq Pasadigoe menegaskan, menyatukan pada pensiunan dari berbagai lini bukanlah pekerjaan mudah. Tapi hal itu bisa dilakukan Palito Tuo dengan baik.
BACA JUGA
- Sejumlah Mantan Kepala Daerah Hadiri Ulang Tahun Palito Tuo
- Palito Tuo Gelar Senam Goyang Pinggul
- Palito Tuo Kunjungi Korban Gempa Pasaman dan Pasbar
Shadiq menyatakan hal, saat memberi sambutan pada kegiatan Lima Tahun Palito Tuo Kota Padang Panjang, dihelat pada Selasa (22/11), di Komplek Wisata Minang Fantasi (Mifan) Silaing Bawah.
Sejumlah mantan pejabat terlihat hadir pada kesemparan itu, di antaranya Aristo Munandar (mantan bupati Agam), Jufri (mantan walikota Bukittinggi), Irfendi Arbi (Limapuluh Kota), dan Mawardi (wakil walikota Padang Panjang).
Sedangkan para pensiunan yang hadir merupakan anggota Palito Tuo yang berasal dari pensinan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang pernah bertugas di Kota Padang Panjang, baik sebagai pegawai di lingkungan pemerintah kota, maupun kepolisian, TNI, BUMN/BUMD, dan lain-lain.
Kegiatan tersebut juga dihadiri para pensiunan yang tergabung ke dalam organisasi Aspenda Bukittinggi, Agam, Tanah Datar, Payakumbuh, Limapuluh Kota, dan tuan rumah Padang Panjang.
"Palito Tuo berhasil menyatukan para pensiunan di Kota Padang Panjang. Ini patut dijadikan contoh. Organisasi ini telah mampu menunjukkan eksistensinya, bersinergi dengan para pensiunan dari daerah lainnya di Sumbar. Kami mengajak para kepala daerah agar turut pula berkolaborasi dan menyatukan para pensiunan kita ini," sebut Shadiq.
Kendari sudah pensiun, sebutnya, namun terbukti mereka tetap mengabdi untuk kemajuan daerah dan memberdayakan masyarakat. Berbagai kegiatan di bidang sosial keagamaan, ujarnya, juga menjadi perhatian dari gerakan Palito Tuo Kota Padang Panjang.
Wakil Walikota Padang Panjang Asrul mengatakan, para pensiunan Kota Padang Panjang yang tergabung ke dalam wadah organisasi Palito Tuo, memang terbilang sangat kreatif dalam menggelar kegiatan sosial, kemasyarakatan, dan keagamaan.
Sebagai pelopor pensiunan bersatu, Asrul meminta Palito agar terus menata organisasi sehingga menjadi lebih profesional, mengembangkan pengalaman selama ini, untuk mendukung kelancaran pembangunan dan kesejaheraan masyarakat.
Sementara itu, Ketua Palito Tuo Syamsurizal menyatakan, pihaknya sangat puas karena sudah berhasil melaksanakan kegiatan. Itu semua, ujarnya, tentu tidak bisa dilepas dari dukungan semua pihak, termasuk rekan-rekan sesama pensiunan dari daerah tetangga yang sengaja datang ke Padang Panjang, guna turut menyukseskan acara.
"Mari terus kita bina kekompakan, kebersamaan, dan kerjasama," katanya.(ananda utama; ed. mus)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar