Sabanta Lai ka Rayo, Mintak THR Pak Wali - Potret Kita | Ini Beda

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

23 April 2022

Sabanta Lai ka Rayo, Mintak THR Pak Wali

PADANGPANJANG, POTRETKITA.net - Kedekatan Walikota Padangpanjang H. Fadly Amran Dt. Paduko Malano dengan para jamaah Masjid Al Muttaqin, Kelurahan Silaing Bawah, Kecamatan Padang Panjang Barat, sangat terasa selepas pelaksanaan seremonial acara kunjungan Tim Safari Ramadhan (TSR) Provinsi Sumbar ke masjid itu.

Beberapa warga, mulai dari ibu-ibu, bapak-bapak bahkan anak-anak yang dikenal dengan sebutan Akamsi (Anak Kampung Sini) satu persatu datang menghampiri orang nomor satu di kota yang bertajuk Serambi Mekkah itu.


Ada yang hanya sekadar bersalaman, bertegur sapa, bahkan sebagian ada pula yang menyempatkan diri minta wefie (selfie beramai-ramai) dengan walikota muda itu. Tak ketinggalan anak-anak itu juga menyempatkan berfoto bersama dengan walikota dan Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy.


Tak hanya berfoto bersama, Wako Fadly juga menyempatkan mengobrol dengan para anak-anak yang kelihatan sangat antusias bertemu dengan dirinya. Salah satu pertanyaan yang disampaikannya pada anak-anak itu, “Bisuak lah gadang nio jadi aa wak? (Nanti kalau sudah besar mau jadi apa)” 


Serempak sebagian ada yang menyampaikan cita-citanya. “Wak ka jadi polisi, Pak Wali (saya ingin jadi polisi, pak wali).” “Wak ka jadi tantara (saya mau jadi tentara).” “Wak ka jadi presiden, Pak (saya mau jadi presiden).” Jawab mereka berebut dan bergantian.


Spontan orang nomor satu di Padang Panjang itu pun menjawab, “Haa tu mantap cita-cita tu. Rajin-rajin baraja yo, jan maleh-maleh sekolah (wah, mantap cita-citanya. Rajin belajar ya, jangan bermalas-malasan sekolah),” ucap Fadly.


Tak hanya sampai di situ saja, beberapa anak Akamsi tersebut juga memiliki mental yang sangat kuat. Beberapa dari mereka pun spontan meminta THR kepada Wako Fadly. “Pak Wali, minta THR. Santa lai rayo, Pak Wali (Pak wali, minta THR, sebentar lagi Hari Raya Idul Fiteri),” seru anak-anak itu.


Spontan walikota berusia 34 tahun itu membalas dengan memanggil ajudan pribadinya untuk mengambilkan tas hitam dari dalam mobil dinasnya.

 

Ma nan paliang gadang dalam rombongan iko, bagi beko yo samo banyak. Harus adia mambagi. Harus samo banyak dapek (siapa yang paling besar dalam rombongan ini, dia yang membagi. Baginya sama banyak. Harus adil. Harus sabanyak mendapatnya),” ujar Fadly.


Kedekatan Fadly Amran dengan masyarakat sekitar pun berlanjut. Sembari menunggu hujan reda, Fadly pun berbincang bincang dengan beberapa warga sekitar yang ikut berteduh di halaman Masjid Al Muttaqin itu.(RIFKI MAHENDRA, diskominfo pp)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad