PADANG PANJANG, potretkita.net - Sejumah pedagang kaki lima (PKL) yang menggelar dagangannya mereka ditertibkan. Begitu pula warung-warung makan yang buka di siang hari.
Aksi penertiban itu dilakukan Tim gabungan Polisi Pamong Praja (Pol PP), TNI, Polri dan instansi terkait, Jumat (7/4). di berbagai kawasan di dalam kota.
Kepala Bidang Trantibum dan Penegakan Perda Satpol PP Damkar Herick Eka Putra menjelaskan, tim terlebih dahulu menertibkan semua pedagang sayur, yang memakai badan jalan dan trotoar, di Jalan Imam Bonjol serta ruas simpang empat pasar sampai ke Simpang Karya.
“Pedagang kita arahkan untuk pindah ke dalam Pasar Sayur. Tim menertibkan sampai kondisi benar-benar bersih,” ujar, didampingi Pol PP Ahli Muda Idris dan Musbenzakir.
Kemudian, imbuhnya, tim gabungan juga menertibkan PKL di Jalan Khatib Sulaiman. PKL terlihat memenuhi area trotoar sebelah kiri dari simpang empat arah Kelurahan Tanah Hitam.
Menurut Herick, di sana cukup banyak meja atau lapak pedagang buah, sayur dan bumbu yang memenuhi trotoar. Meja lapak hampir permanen (tidak bongkar pasang).
“Mereka membayar retribusi pelataran dan sampah setiap hari kepada Pemda melalui petugas trantib pasar. Untuk hal ini, tim belum mengambil tindakan, karena kami menyarankan perlu koordinasi yang lebih serius terlebih dahulu antar-instansi terkait,” sebutnya.
Selanjutnya, tim melakukan patroli warung makan. Tim menemukan empat lokasi. Yaitu di Kelurahan Pasar Usang, Simpang Tami, Kacang Kayu, dan Ekor Lubuk. “Kita tidak mendapati pembeli yang makan di tempat. Namun kita tetap memberikan imbauan sesuai Perda No. 9 Tahun 2010,” tuturnya.(kominfopp; ed. mus)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar