LUMAJANG, POTRETKITA.net - Bupati Lumajang Thoriqul Haq berharap, ada tambahan personil bantuan, untuk melakukan evakuasi korban erupsi Gunung Semeru.
| Bupati meninjau pengungsi erupsi Gunung Semeru. |
Bupati menerangkan, saat ini sudah ada bantuan personil dari BPBD Lumajang dan BPBD Kota Probolinggo untuk membantu di wilayah Kecamatan Candipuro, sedangkan di wilayah pronojiwo, dibantu personil dari BPBD Kabupaten Malang dan Kabupaten Pronojiwo. Bupati menilai, kekuatan personil yang turun saat ini masih belum cukup untuk membantu para korban, sebab bencana APG saat ini lebih besar dampaknya dari pada tahun lalu.
Sebagamana dirilis Dinas Kominfo Lumajang melalui akun media sosialnya, bupati juga menegaskan, Sabtu malam ini, pihaknya bersama tim SAR dan relawan tidak bisa melakukan evakuasi langsung, dikarenakan sisa aliran lahar yang masih dalam kondisi panas dengan disertai derasnya hujan abu disekitar wilayah terdampak APG.
Menurutnya, keadaan yang masih darurat saat ini, tim yang masih mencari dan melakukan pertolongan kepada korban bencana perlu memikirkan keselamatan diri sendiri, sebab kondisi di lokasi bencana, terdapat lahar yang masih panas dan terjadi hujan abu lebat.
"Sekarang mengidentifikasi yang bisa kita jangkau dahulu, karena keselamatan tim SAR juga menjadi pikiran kita semua untuk mereka menyelamatkan yang harus diselamatkan dan meraka juga harus selamat, itu yang kita selesaikan dahulu," ujarnya.
BACA JUGA : Seluruh Rumah Warga Curahkobokan Rusak Akibat Letusan Semeru; Gunung Semeru Meletus
Lantaran akses jalan menuju ke kecamatan Pronojiwo tidak bisa dilalui disebabkan jembatan gladak perak putus, maka Bupati Lumajang meminta bantuan kepada pihak Pemerintah Kabupaten malang, untuk memberikan bantuan kepada warga yang terdampak diwilayah kecamatan Pronojiwo.
"Saya melakukan komunikasi dengan bupati malang, dengan harapan bisa membantu kami agar ada droping tenaga dari Kabupaten Malang guna membantu warga di wilayah Kecamatan Pronojiwo," tegasnya.(*/mus)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar