TANAH DATAR, POTRETKITA.net - Balai Prasarana Pemukiman Wilayah (BPPW) Sumatera Barat menjanjikan, pembangunan Lapangan Cindue Mato Batusangkar yang akhir-akhir jadi perdebatan, akan selesai dalam dua bulan ke depan.
![]() |
| Warga Batusangkar berfoto dengan latar belakang Lapangan Cindue Mato yang dipagar seng.(facebook) |
Bupati Tanah Datar Eka Putra menyatakan hal itu, setelah pihaknya bertemu dengan tim BPPW yang berada di bawah Direktorat Jendral Cipta Karya Kementerian PUPR, Selasa (26/7), di Gedung Indo Jolito Batusangkar.
"Kita menggelar pertemuan bersama kepala Balai Cipta Karya Perwakilan Pusat yang ada di Padang (BPPW Sumbar), pembicaraan kami terkait bagaimana pembangunan Lapangan Cindue Mato. Alhamdulillah kami sudah dapat titik terang, Insya Allah dalam dua bulan ini akan dilakukan tender kembali, karena yang kemarin itu akan distop dengan kontraktor yang lama, sekarang akan dilakukan dalam proses dua bulan dengan tender baru untuk tahap penyelesaian atau finishing dari Lapangan Cindua Mato," katanya.
Bupati meyakinkan proses penyelesaian Lapangan Cindua Mato tidak akan lama dan akan segera diserahterimakan kembali ke Pemda Tanah Datar.
Insya Allah, katanya, itu pengerjaannya tidak lama dan tahun ini bisa selesai karena sisa pengerjaannya itu lebih kurang tujuh persen lagi dari 100 persen itu. Setelah 100 persen selesai, baru akan diserahkterimakan, akan dilimpahkan kembali ke Pemkab Kabupaten Tanah Datar.
Diketahui, kondisi Lapangan Cindua Mato saat ini cukup memprihatikan, pagar seng pembatas banyak yang jebol, kondisi di dalamnya pun penuh rumput juga bangunan yang ambruk terbengkalai.
"Melihat hari ini masih ada pagar-pagar seng yang jebol, insyaAllah dalam minggu depan Balai Cipta Karya akan memagarinya kembali," kata Eka, sebagaimana dipublikasikan Dinas Kominfo Tanah Datar melalui akun media sosial yang diakses pada Selasa (26/7) malam.
Bupati mengimbau masyarakat Tanah Datar untuk bersabar dan turut mendukung penyelesaian pengerjaan lapangan Cindua Mato. Yakinlah, ujarnya, pihaknya serius untuk mengurus ini, bahwa akan kami selesaikan dalam tahun 2022 ini, mohon doa dari masyarakat Tanah Datar, kami bersama Balai Cipta Karya bersama sepakat dan insya Allah dana dari pusat sudah ada, sudah tersedia.
Sebelumnya, Kepala BPPW Sumatera Barat Kusworo Darpito mengakui, pengerjaan Lapangan Cindua Mato memang mengalami kendala dengan penyedia sehingga terjadi masalah dan terbengkalai. Putus kontrak dari penyedia tersebut, kata dia, butuh waktu untuk melakukan audit batas dan pengalokasikan anggaran untuk menyelesaikan sisa-sisa pekerjaan.
Ia menyebut selanjutnya, pihaknya akan mem-blacklist dan melakukan prosedur lainnya dengan pihak yang memutus kontrak pengerjaan Lapangan Cindua Mati tersebut. "Pihak yang putus kontrak itu pihak penyedia, yang warprestasi ya jadi nanti itu akan terkena blacklist nanti itu prosedurnya di internal kami," ujarnya.(*/mus)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar