Sekali Silap Langsung jadi Tamparan Buat Rekan Seperjuangan - Potret Kita | Ini Beda

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

26 Juli 2022

Sekali Silap Langsung jadi Tamparan Buat Rekan Seperjuangan

TANAH DATAR, POTRETKITA.net - Terungkapnya kasus seorang pengelola sekaligus guru mengaji yang diduga melakukan pencabulan terhadap sebelas anak didiknya, di Kayutanduak Nagari Aie Angek, Kecamatan X Koto, Sumatera Barat, memberi tamparan keras bagi para guru dan pengelola Taman Pendidikan Alquran (TPA).

H. Afrizon


"Mohon berhati-hati. Kita berada di wilayah putih. Sekali kita silap, maka ia akan menjadi tamparan keras buat semua seperjuangan," kata Pembina TPA dan Rumah Tahfidz Kabupaten Tanah Datar H. Afrizon yang dikonfirmasi Selasa (26/7) sore.


Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tanah Datar itu dimintai pendapat, terkait dengan terungkapnya kasus dugaan pencabulan yang dilakukan ZH (58), yang kini sudah berada dalam tahanan Polres Padangpanjang. ZH adalah pengelola sekaligus guru mengaji. TPA yang dikelola ZH berada di rumahnya sendiri.


BACA PULA : KPAI Sorot Kasus Pencabulan Anak di Tanah Datar


Kepada para pejuang tahfiz dan TPA se-Tanah Datar, kata Afrizon, dari lubuk hati yang paling dalam dia mengajak para pengasuh dan guru-guru TPA agar menjunjung tinggi moralitas. Ingatlah, tegasnya, anak-anak yang kita didik dan kita asuh saat ini, yang kita tekadkan untuk menjadi generasi qurani adalah amanah Allah dan orangtuanya.


BACA PULAKasus Pencabulan Anak di Tanah Datar Terbungkus Hingga Setahun


"Mohon dijaga dan dilindungi anak-anak kita, terutama dari perbuatan keji kita, sebab merekalah yang akan melanjutkan cita-cita kita, memimpin bangsa dan negara ini. Hati-hati, mohon jaga akhlak dan moralitas," ujarnya.(mus)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad