Gubernur dan Walikota Punya Harapan Sama terhadap Diniyyah Puteri - Potret Kita | Ini Beda

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

06 November 2022

Gubernur dan Walikota Punya Harapan Sama terhadap Diniyyah Puteri

BERITA TERKAITMengagungkan 99 Asmaul Husna di 99 Tahun Pengabdian Diniyyah Putri


PADANG PANJANG, potretkita.netPerguruan Diniyyah Puteri Padang Panjang genap berusia 99 tahun.


Setahun lagi, lembaga pendidikan khusus untuk anak perempuan ini, akan berusia satu abad. Tidak banyak lembaga pendidikan yang sukses melewati berbagai zaman itu, sejak dari masa penjajahan Belanda hingga di era reformasi saat ini. 

GUBERNUR SUMBAR BUYA H. MAHYELDI ANSHARULLAH

Pada resepsi milad yang dihela Sabtu (5/11) di Aula Zainuddin Labay El-Yunusy Komplek Diniyyah Puteri itu, Gubernur Sumatera Barat Buya H. Mahyeldi Ansharullah dan Walikota Padang Panjang menyampaikan harapan yang sama, Diniyyah akan bisa semakin berkembang dan menjadi lembaga pendidikan terdepan.

 

“Kontribusi Diniyyah Puteri terhadap perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan tak perlu dipertanyakan lagi. Kontribusinya sangat besar terhadap bangsa ini karena telah banyak melahirkan perempuan-perempuan berkualitas, para pendidik bangsa, pengusaha dan lainnya,” ujar gubernur.

 

Dia pun berharap, Diniyyah Puteri terus berinovasi dan beradaptasi dengan kemajuan zaman. Gubernur optimis, Diniyyah Puteri yang berusia 99 akan bisa mengukir sejarah di masa datang.

 

Apalagi kalau bicara masa depan, tegasnya, tentu yang akan melanjutkan generasi muda kedepan ada di tangan para santri Diniyyah Puteri saat ini. Menurut gubernur, banyak prestasi di Diniyyah Puteri.

 

“Ini menunjukkan bentuk pendidikan yang adaptif, sesuai dengan tuntutan zaman. Saya juga melihat komitmen untuk mendekatkan para santrinya dengan Alquran. Semoga Diniyyah Puteri tetap melahirkan tokoh perempuan hebat,” ujarnya. 

WALIKOTA PADANG PANJANG H. FADLY AMRAN DT. PADUKO MALANO

Sementara itu, Walikota Fadly saat memberi sambutan juga menegaskan, pihaknya mengapresiasi komitmen Diniyyah Puteri dalam membangun Indonesia, khususnya di Kota Padang Panjang yang menjadi basis pergerakannya sejak 1 November 1923 lalu, yang didirikan Rahmah El-Yunusiyyah.

 

"Lembaga pendidikan yang sampai 99 tahun jarang sekali. Kita sangat mengapresiasi komitmen konsistensi dari Diniyyah Puteri yang tentu diiringi dengan tekad dan keinginan. Bahwasannya bukan tentang lembaganya, tapi visi misi kemanusiaannya lebih penting," ucapnya.

 

Wako menegaskan, banyak hal yang perlu dicontoh, arah kebijakan dan nilai-nilai yang ditanamkan Diniyyah Puteri. Dengan komitmen itu, Fadly mengatakan, ini bisa membuka peluang anak-anak, generasi muda untuk bisa memperluas wawasannya dengan melanjutkan pendidikan di dalam maupun di luar negeri.

 

“Ini juga sesuai dengan visi misi Kota Padang Panjang dengan program program-program beasiswa,” katanya.

 

Selain dihadiri gubernur dan walikota, resepsi Milad ke-99 tahun itu, menurut Pimpinan Diniyyah Puteri Fauziah Fauzan El-Muhammady juga dihadiri banyak para tokoh Padang Panjang, Sumatera Barat dan nasional.

 

Dari kalangan internal, terlihat Ketua Yayasan Rahmah El-Yunusiyyah Prof. Nadirman Haska, pimpinan lembaga pendidikan di lingkungan Perguruan Diniyyah Puteri, karyawan, santri, mahasiswi, guru, dan dosen.

 

Penyair besar kebanggaan Indonesia Dr. Taufiq Ismail juga membacakan puisinya yang fenomenal: Sajadah Panjang dan Palestina, di hadapan para hadirin.(mus)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad