BERITA TERKAIT : Mengagungkan 99 Asmaul Husna di 99 Tahun Pengabdian Diniyyah Putri
PADANG PANJANG, potretkita.net - Perguruan Diniyyah Puteri Padang Panjang genap berusia 99 tahun.
Setahun lagi, lembaga pendidikan khusus untuk anak perempuan ini, akan berusia satu abad. Tidak banyak lembaga pendidikan yang sukses melewati berbagai zaman itu, sejak dari masa penjajahan Belanda hingga di era reformasi saat ini.
![]() |
| GUBERNUR SUMBAR BUYA H. MAHYELDI ANSHARULLAH |
Pada
resepsi milad yang dihela Sabtu (5/11) di Aula Zainuddin Labay El-Yunusy Komplek
Diniyyah Puteri itu, Gubernur Sumatera Barat Buya H. Mahyeldi Ansharullah dan
Walikota Padang Panjang menyampaikan harapan yang sama, Diniyyah akan bisa
semakin berkembang dan menjadi lembaga pendidikan terdepan.
“Kontribusi
Diniyyah Puteri terhadap perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan tak
perlu dipertanyakan lagi. Kontribusinya sangat besar terhadap bangsa ini karena
telah banyak melahirkan perempuan-perempuan berkualitas, para pendidik bangsa,
pengusaha dan lainnya,” ujar gubernur.
Dia pun
berharap, Diniyyah Puteri terus berinovasi dan beradaptasi dengan kemajuan
zaman. Gubernur optimis, Diniyyah Puteri yang berusia 99 akan bisa mengukir
sejarah di masa datang.
Apalagi
kalau bicara masa depan, tegasnya, tentu yang akan melanjutkan generasi muda
kedepan ada di tangan para santri Diniyyah Puteri saat ini. Menurut gubernur,
banyak prestasi di Diniyyah Puteri.
“Ini menunjukkan bentuk pendidikan yang adaptif, sesuai dengan tuntutan zaman. Saya juga melihat komitmen untuk mendekatkan para santrinya dengan Alquran. Semoga Diniyyah Puteri tetap melahirkan tokoh perempuan hebat,” ujarnya.
![]() |
| WALIKOTA PADANG PANJANG H. FADLY AMRAN DT. PADUKO MALANO |
Sementara
itu, Walikota Fadly saat memberi sambutan juga menegaskan, pihaknya
mengapresiasi komitmen Diniyyah Puteri dalam membangun Indonesia, khususnya di
Kota Padang Panjang yang menjadi basis pergerakannya sejak 1 November 1923
lalu, yang didirikan Rahmah El-Yunusiyyah.
"Lembaga
pendidikan yang sampai 99 tahun jarang sekali. Kita sangat mengapresiasi
komitmen konsistensi dari Diniyyah Puteri yang tentu diiringi dengan tekad dan
keinginan. Bahwasannya bukan tentang lembaganya, tapi visi misi kemanusiaannya
lebih penting," ucapnya.
Wako
menegaskan, banyak hal yang perlu dicontoh, arah kebijakan dan nilai-nilai yang
ditanamkan Diniyyah Puteri. Dengan komitmen itu, Fadly mengatakan, ini bisa
membuka peluang anak-anak, generasi muda untuk bisa memperluas wawasannya
dengan melanjutkan pendidikan di dalam maupun di luar negeri.
“Ini juga
sesuai dengan visi misi Kota Padang Panjang dengan program program-program
beasiswa,” katanya.
Selain
dihadiri gubernur dan walikota, resepsi Milad ke-99 tahun itu, menurut Pimpinan
Diniyyah Puteri Fauziah Fauzan El-Muhammady juga dihadiri banyak para tokoh
Padang Panjang, Sumatera Barat dan nasional.
Dari
kalangan internal, terlihat Ketua Yayasan Rahmah El-Yunusiyyah Prof. Nadirman
Haska, pimpinan lembaga pendidikan di lingkungan Perguruan Diniyyah Puteri,
karyawan, santri, mahasiswi, guru, dan dosen.
Penyair besar kebanggaan Indonesia Dr. Taufiq Ismail juga membacakan puisinya yang fenomenal: Sajadah Panjang dan Palestina, di hadapan para hadirin.(mus)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar