LDK PP Muhammadiyah Luncurkan Buku - Potret Kita | Ini Beda

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

06 November 2022

LDK PP Muhammadiyah Luncurkan Buku

SIDOARJO, potretkita.net - Lembaga Dakwah Khusus (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah melakukan launching dan bedah buku Dakwah Pencerahan Muhammadiyah di Tengah Komunitas Khusus, di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) Jawa Timur, Ahad 6 November 2022. 


Kegiatan ini menghadirkan Ketua PP Muhammadiyah Prof.Dr. Syafiq Mughni, MA sebagai keynote speaker diperkaya oleh pembicara tamu guru besar UIN Sunan Ampel Prof.Dr. Biyanto dan Wakil Rektor UMSIDA Dr. Eko Hardi Ansyah, sebagai praktisi dakwah komunitas. 


Syafiq menjelaskan, Muhammadiyah tidak akan bisa besar seperti partai politik, tetapi Muhammadiyah bisa memiliki pengikut yang banyak dan menjadi organisasi terbesar. Jika Muhammadiyah konsisten dengan reformasi, tajdid yang disandangnya, maka Muhammadiyah tetap akan disalahkan kenapa tidak keras, mengapa terlalu keras. 


Muhammadiyah menurut Syafiq sangat konsisten dengan gerakan  Reformasi yang telah  menjadi pilihannya. Berbagai dokumen resmi Muhammadiyah telah dihasilkan, gerakan jamaah dakwah dan dakwah jamaah, dakwah kultural, dakwah komunitas.


Secara umum, menurut beliau, ada tiga model gerakan dakwah, pertama, gerakan akomodasional, mengakomodir semua keinginan jamaahnya, maka dengan demikian jamaah akan banyak. Organisasi model ini berusaha untuk melayani dan memperbanyak member untuk mendapatkan keuntungan  tersendiri. Kedua, gerakan  reformis berusaha memperbaiki dengan pelan-pelan,terprogram dan sistematik. Ketiga, gerakan radikal, fundamental, berusaha melakukan perubahan  cepat, semua yang tidak sesuai dengan dia di cap kafir dan masuk neraka.


Muhammadiyah berada pada pilihan kedua, reformis, berusaha memperbaiki ummat dengan pelan, terprogram, sistematis untuk melakukan pembinaan ummat. Pilihan ini pasti memiliki resiko. Diantara resikonya kurang keras dipandang kaum radikal, dan terlalu keras dianggap kaum akomodational. Inilah resiko pilihan yang dialami oleh Muhammadiyah.


Dalam bedah buku Dakwah Pencerahan Muhammadiyah di tengah komunitas khusus diberikan  testimoni oleh Muhammad Arifin ketua LDK PW Muhammadiyah Jawa Timur, Dicky dari LDK Pasuruan yang bercerita tentang komunitas LGBT, Sri Widodo dari Blitar yang bercerita tentang anak berhadapan Hukum, Madjid dari Tuban yang bercerita tentang komunitas anak punk dan dr. Zuhro yang bercerita tentang pemberdayaan eks PSK di Krembangan dan Doli Surabaya. 


Selain bedah buku, LDK juga melakukan pengukuhan 300 (tiga ratus) orang da'i komunitas, yang dikukuhkan langsung oleh KH. Sa'ad Ibrahim ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur. Kegiatan  ini langsung dihadiri oleh segenap LDK PP Muhammadiyah Muhammad Ziyad, Fauzan Amar, Agustrisundani, Suhardin, Mufid, Marzuki dan Kamaruzzaman.(SUHARDIN)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad