Bagi-bagi 50.000 Butir Telur Ayam Berbuah Rekor MURI - Potret Kita | Ini Beda

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

19 Juni 2021

Bagi-bagi 50.000 Butir Telur Ayam Berbuah Rekor MURI

KLATEN, POTRETKITA -- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Sabtu (19/6), melakukan serangkaian kegiatan di Klaten, Jawa Tengah.

Sertifikat Rekor Indonesia untuk Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, setelah bagi-bagi 50 ribu butir telur ayam.(ekon.go.id)

Salah satu kegiatan yang banyak menyedot perhatian adalah kampanye makan telor ayam di Kecamatan Jatinom. Untuk menyemarakkan kampanye itu, Airlangga membagikan 50.000 butir telur ayam. Kegiatan inilah yang dibukukan dalam Rekor MURI Indonesia dengan kategori penyerahan telur ayam secara massal.


Siaran pers Kemenko Bidang Perekonomian bernomor HM.4.6/155/SET.M.EKON.3/06/2021 menjelaskan, pemerintah memang kembali melanjutkan kampanye makan telur ayam.


“Pemerintah berkomitmen untuk mendorong masyarakat meningkatkan konsumsi ayam dan telur. Ayam dan telur merupakan salah satu solusi untuk persoalan kebutuhan gizi yang dapat meningkatkan imunitas tubuh terutama dalam situasi pandemi Covid-19 saat ini,” ujar Airlangga dalam sambutannya.


Disebutkan, telur memiliki banyak manfaat untuk kesehatan yang sayang jika dilewatkan seperti zat gizi tinggi, serta memiliki protein berkualitas tinggi. Telur memang bukan hanya mudah diperoleh dan mudah diolah, tapi termasuk bahan makanan yang sarat akan nutrisi. Telur bahkan layak diklasifikasikan sebagai superfood atau makanan super karena kandungan zat gizinya.


Selain mengampanyekan makan telur, Airlangga menyampaikan pentingnya industri unggas bagi perekonomian Indonesia. “Saat ini, industri unggas rakyat memiliki kontribusi nyata bagi sektor perekonomian dengan menyerap tenaga kerja sekitar 2 juta orang,” ujarnya.


Pemerintah, sebut Airlangga, berkomitmen untuk terus mengupayakan kesejahteraan peternak salah satunya melalui pengembangan korporasi perunggasan untuk meningkatkan kinerja industri unggas rakyat. Tantangan yang dialami oleh industri perunggasan menjadi perhatian Pemerintah saat ini.


“Pemerintah akan mendorong industri perunggasan dan mendorong program-program percontohan. Berbagai tantangan di industri ini seperti fluktuasi harga jagung dan sistem peternakan harus segera diselesaikan,” kata Airlangga.


Pemerintah berharap adanya kampanye ini dapat meningkatkan konsumsi telur ayam di masyarakat yang tentunya akan mendukung pemulihan ekonomi Indonesia.(rel/*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad