POTRET KITA – Bagi umat Islam yang memiliki kebanggaan terhadap syekh dan ulama pembawa agamanya ke negeri ini, berziarah ke Makam Papan Tinggi di Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera Utara, sudah merupakan keharusan. Bahkan ada yang menjadikan sebagai agenda rutin sekali setahun.
Barus adalah kota tua di pantai barat Sumatera. Menurut berbagai referensi sejarah, Islam sudah masuk ke negeri ini sejak abad ke-7 Masehi atau abad pertama tahun hijriyah. Ini sesuai dengan teori Buya Hamka yang menyebut Islam sudah masuk ke negeri-negeri Kepulauan Nusantara pada abad ke-6 atau ke-7 Masehi, saat umat masih berada di bawah pimpinan Khulafaur Rasyidin, sebagaimana terungkap dalam buku Buya Hamka: Pribadi dan Martabat.
Makam Papan Tinggi? Inilah nama untuk menunjukkan tempat dimakamkannya Tuan Syech Mahmud. Tempatnya terletak di puncak salah satu bukit tertinggi di Barus, angka rilnya seputaran 200 meter.
Panjang makamnya sekitar tujuh meter dengan nisan setinggi anak berusia sepuluh. Di batu nisan makam tinggi itu, tertulis nama Syekh Mahmud Fil Hadratul Maut (Yaman) bertuliskan 34-44 Hijriyah. Persis di masa kekhalifahan Umar bin Khattab.
Realitas tentang panjang makam dan tinggi batu nisan, jawabannya hampir sama dengan ketika kita bertanya kepada pengunjung tentang jumlah anak tangga untuk bisa sampai ke puncak bukit tempat makam berada. Setiap yang ditanya, jawabannya selalu beda. Ada yang menyebut 7 meter, ada 7,5 meter, ada 6 meter, bahkan ada yang menjawab 10 meter.
Jumlah anak tangganya juga begitu. Kata sebagian orang 780 anak tangga, tapi ada juga 744, 710 dan lain-lain. Yang jelas, semuanya di angka 700-an. Tinggi memang. Dari puncak, kelihatan panorama indah ketika pandangan ditukikkan ke seluruh penjuru mata angin. Tapi kalau senja, paling mantap itu memandang ke arah barat. Sunset terindah di bumi Andalas bisa dinikmati dari sini.
Ini adalah JEPRET MOMEN ketika sekelompok jamaah dari sebuah kota di pantai timur Sumatera, saat melakukan ziarah ke Makam Papan Tinggi.
Anda berminat juga untuk ziarah ke situ? Chat saja menggunakan aplikasi whataspp ke nomor +6281363119119. Anda akan dipandu sepenuhnya. Titik pemberangkatan dari Kota Padang, Padang Panjang, Pariaman, Batusangkar, Pasaman, dan Pasaman Barat. (*)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar