PADANG PANJANG, POTRETKITA.net - Komunitas Seni Kuflet Padang Panjang menjadi salah satu destinasi kegiatan Safari Literasi Duta Baca Indonesia 2022. Gol A Gong, Sang Duta Baca Indonesia, berbagi tips mengenai cerpen mini atau flash fiction pada Ahad (21/8).
Gol A Gong mengatakan, ada beberapa syarat dalam menulis flash fiction yaitu satu peristiwa, satu waktu, dan satu lokasi. Kemudian, ujarnya, cerpen mini mesti memiliki plot twist (pelintiran alur/ending yang mengejutkan), agar menarik bagi pembaca.
Pendiri Rumah Dunia Banten tersebut memberikan beberapa contoh cerpen mini, salah satunya berjudul Pulang Haji. "Para tetangga telah berbaris di depan rumah Mas Suryo. Menanti oleh-oleh, ada yang kebagian kurma, ada juga yang memperoleh air zam-zam. Barisan tetangga mulai menyusut. Satu per satu dari mereka, pulang karena sudah kebagian oleh-oleh. Tersisalah dua orang memakai baju dinas menghampiri Mas Suryo, seorang di antaranya berkata ini komisi project kemaren, 10 persen untuk Mas." Itulah kutipan dari contoh yang dipaparkan Gol A Gong
Ia menambahkan, plot twist akan memberikan kesan kejutan bagi si pembaca. Apalagi pembaca sekarang ini, imbuhnya, cenderung tergesa-gesa dan mudah bosan, sehingga flash fiction sangat relevan untuk dikonsumsi masyarakat sekarang.
"Teman-teman bisa melatih menulis cerpen mini di media sosial, seperti di twiter yang karakternya dibatasi hanya 140 karakter. Atau bisa di facebook karena rata-rata jumlah kata dalam cerpen mini mencapai 500 kata,” ajaknya.
Hasanah, mahasiswi Pascasarjana Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang dan penah menjadi ketua Kuflet mengaku, sangat senang berjumpa dengan Gol A Gong, terlebih mendengarkan paparan mengenai cerpen mini.
"Ini pertama kali kita mengenal flash fiction. Kang Gong menjelaskan dengan cara yang sangat sederhana, sehingga kita pun termotivasi untuk menerbitkan antologi cerpen mini bersama alumni dan anggota Komunitas Seni Kuflet pada tahun 2023,” sebutnya.(SEA/*)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar