SIMALUNGUN, POTRETKITA.net - Danau Toba merupakan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Pembangunan kabupaten yang mengitarinya harus seiring sejalan. Bila tidak, maka akan terlihat pincang.
Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga menegaskan, saat ini infrastruktur jalan di daerah yang dipimpinnya terbilang masih jelek, sementara di kabupaten tetangga sudah mulai dibenahi atas dukungan pemerintah pusat. Bila Simalungun tetap dibiarkan seperti ini, tegasnya, maka pariwisata Danau Toba akan terasa pincang.
“Ini juga dalam rangka mendukung program pemerintah pusat, khususnya dalam hal pengembangan destinasi pariwisata Danau Toba. Simalungun juga bagian dari KSPN dan memilik jalan pesisir pantai terpanjang di Danau Toba, namun sejak zaman kemerdekaan hingga saat ini belum tersentuh," katanya.
Menurut bupati, Simalungun memiliki luas teritorial lebih dari 4.372 kilometer bujursangkar. Kami, tegasnya, hanya mendapatkan anggaran yang minim, sementara kabupaten yang juga berada di Kawasan Danau Toba yang lebih kecil dari kabupaten kami, mendapatkan lebih besar.
Bupati berharap, pemerintah pusat dapat memberikan dukungan dan bantuan, khususnya infrakstur jalan. Ketika Toba dan Samosir bagus, tegasnya, ini akan kelihatan pincang karena jalannya dari Simalungun.
Selanjutnya, Bupati juga menjelaskan, Pemkab Simalungun juga ikut melakukan program pemerintah pusat dalam pemangkasan Keramba Jaring Apung (KJA) yang berada di perairan Danau Toba. "Kami, pemerintah daerah sudah melakukan progress untuk mendukung program pemerintah pusat namun kami memiliki keterbatasan anggaran,” ujar bupati.
Kabupaten Simalungun juga merupakan salah satu daerah lumbung beras di Provinsi Sumatera Utara, namun dalam beberapa dekade belakangan ini, jaringan irigrasinya belum pernah tersentuh dan hampir 80 persen jaringan irigrasi di Simalungun rusak parah.
“Presiden juga mengatakan bahwa Simalungun merupakan lumbung beras di Sumatra utara. Untuk itu kami berharap melalui kementerian terkait, bisa memberikan perhatian dan dukungan atas pembangunan di Simalungun,” pintanya.(pemkab simalungun, ed: mus)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar